• Lorem ipsum
  • Dolor sit a met
the most complete music search engine

Sandiaga Uno Ditanya Soal Politikus Genderuwo: Emang Ada?

Posted on July 12, 2017 by Doenx
97 out of 100 based on 750 user ratings
Sandiaga Uno Ditanya Soal Politikus Genderuwo: Emang Ada?

TABLOIDBINTANG.COM - Sandiaga Uno sedikit bingung menanggapi istilah politikus genderuwo yang dilontarkan capres inkumben Jokowi, hari ini, Jumat, 9 November 2018. Sandiaga Uno pun menanyakan maksud istilah itu kepada awak media.

"Hah? Maksudnya? Ada emang politikus genderuwo?" kata Sandiaga Uno di GOR Kota Tangerang, Tangerang, Banten, Jumat, 9 November 2018. Sandiaga lalu menebak, dalam arti sebenarnya, genduruwo adalah sejenis setan berbadan besar yang tak memiliki bentuk. "He-he-he," Sandiaga Uno tertawa seusai memaknai istilah genderuwo itu. Sandiaga sempat menanyakan hal itu sampai dua kali kepada awak media. "Memang ada, ya?" katanya lagi.

Setelah mendapat penjelasan dari wartawan soal ujaran Jokowi yang menyinggung istilah genderuwo, Sandiaga Uno pun tersenyum. Sambil menahan tawa, dia mengatakan tak mau berkomentar banyak. Dia pribadi tak perlu menyindir politikus dengan panggilan-panggilan tak umum tersebut. "Saya enggak ingin membawa narasi yang name calling," katanya. Name calling, kata Sandiaga Uno, adalah langkah untuk menyentil politikus secara langsung.

Mantan Wakil Gubernur DKI itu berjanji tak bakal mempraktikkan name calling untuk plotikus bandel. Namun, ia akan menyebut nama mereka bila kinerjanya bagus. "Kalau enggak bagus, ya saya berikan kesempatan untuk memperbaiki, tidak name calling," ujarnya.

Istilah politikus genderuwo ini disampaikan Jokowi untuk menyindir pelaku politik yang menebar propaganda menakutkan. "Setelah takut, yang kedua membuat sebuah ketidakpastian. Itu sering saya sampaikan itu namanya politik genderuwo," ujar Jokowi. Dalam mitos Jawa, genderuwo adalah sejenis makhluk halus berwujud manusia mirip kera yang bertubuh besar dan menakutkan.

TEMPO.CO

Penulis TEMPO

Editor Suyanto Soemohardjo

YANG INI LEBIH HEBOH

loading...

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.