• Lorem ipsum
  • Dolor sit a met
the most complete music search engine

Ruben Onsu Marah Besar Pada Roro Fitria, Ini Penyebabnya

Posted on October 07, 2018 by Ujang
96 out of 100 based on 599 user ratings

TABLOIDBINTANG.COM - Ruben Onsu sama sekali tak menyangka Roro Fitria bisa tersangkut kasus narkoba. Sebab, selama ini Ruben mengenal sahabatnya itu sebagai pribadi yang baik.

Ruben Onsu sempat bertanya secara langsung kepada Roro tentang alasannya menggunakan barang haram. Jawaban yang keluar dari mulut Roro dianggap Ruben sangat konyol dan membuatnya geram. 

"Jadi dia ini hanya pemakai yang ingin kurus. Itu yang membuat saya marah. Eugh, gue gemes banget!" ungkap Ruben Onsu, usai menjenguk Roro Fitria di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, baru-baru ini. 

Ruben Onsu sama sekali tak menyangka Roro Fitria bisa tersangkut kasus narkoba. (Seno/tabloidbintang.com)

Ruben Onsu sama sekali tak menyangka Roro Fitria bisa tersangkut kasus narkoba. (Seno/tabloidbintang.com)

Ruben Onsu berharap penjara bisa membuat Roro Fitria sadar akan kekeliruannya, dan berubah jadi pribadi yang lebih baik di kemudian hari. Terlebih, saat menjalani masa hukuman Roro harus kehilangan sang bunda untuk selama-lamanya.

"Ya saya bilang semuanya udah terjadi kan, jadi Roro harus bisa melewati itu. Jangan hukum diri sendiri sama kesalahan yang udah kita akuin. Yang penting Roro sudah mengakui kesalahannya dan menurut saya, berjiwa besar itu jauh lebih baik," tutur Ruben Onsu.

Ruben Onsu sama sekali tak menyangka Roro Fitria bisa tersangkut kasus narkoba. (Seno/tabloidbintang.com)

Ruben Onsu sama sekali tak menyangka Roro Fitria bisa tersangkut kasus narkoba. (Seno/tabloidbintang.com)

Roro Fitria divonis bersalah atas kasus penyalahgunaan narkoba. Roro dijatuhi hukuman 4 tahun penjara dan denda 800 juta rupiah. Saat ini ia dalam proses banding. 

(ari/ari)

YANG INI LEBIH HEBOH

loading...

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.