• Lorem ipsum
  • Dolor sit a met
the most complete music search engine

Regina Lanjutkan Gugatan Cerainya Terhadap Charlie Setia Band

Posted on August 21, 2017 by Awenx
80 out of 100 based on 537 user ratings

TABLOIDBINTANG.COM - Sidang gugatan cerai Shinta Regina Irawan terhadap Charlie Setia Band di Pengadilan Agama Cimahi, Jawa Barat, terus berlanjut. Rabu (7/11) siang Regina hadir di persidangan untuk menyampaikan bahwa dirinya tetap kepada keputusan cerai.

Regina datang untuk menjalani mediasi. Namun, Charlie selaku pihak tergugat hanya diwakilkan pengacaranya.

Usai sidang, Regina yang mengenakan baju warna merah muda tampak tergesa-gesa meninggalkan PA Cimahi.

"Ada yang meninggal kakak aku harus langsung ke Garut, ya. Doakan yang terbaik, ya," ujar Regina kepada wartawan.

Regina tetap ingin bercerai dari Charlie Setia Band. (Seno/tabloidbintang.com)

Regina tetap ingin bercerai dari Charlie Setia Band. (Seno/tabloidbintang.com)

Sementara itu, Ariyana S. Ajisakha, kuasa hukum Regina, menegaskan bahwa kliennya tidak pernah menyebut ingin mencabut gugatan. Sampai sekarang Regina tidak pernah meminta ke kuasa hukum untuk menarik gugatan cerainya.

"Berkaitan dengan persidangan, bahwa Ibu Regina tidak mencabut perceraian dan beliau tetap melanjutkan perceraian," tegas Ariyana.

"Tidak ada perjanjian bahwa dia akan mencabut dan komitemen ke saya juga selaku kuasanya (untuk melanjutkan perkar). Kalau beliau pada saat itu benar-benar akan mencabut, pasti sebelumnya sudah ada komunikasi dan saya bikinkan surat pencabutannya tapi beliau bilang jalan Pak Aji," pungkas Ariyana S Ajisakha.

Sebelumnya, Hengki Solihin kuasa hukum Charlie Setia Band penuh percaya diri mengatakan bahwa Regina akan mencabut gugatan cerai pada Rabu (7/11). Regina mengatakan akan mencabut gugatan cerai di perayaan ulang tahun Charlie, akhir pekan kemarin.

(pri/ari)

YANG INI LEBIH HEBOH

loading...

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.