• Lorem ipsum
  • Dolor sit a met
the most complete music search engine

Piala Aff 2018: Pasukan Lokal Fandi Ahmad Jadi Lawan Pertama Timnas Indonesia

Posted on February 01, 2017 by Dudung
88 out of 100 based on 835 user ratings
Piala Aff 2018: Pasukan Lokal Fandi Ahmad Jadi Lawan Pertama Timnas Indonesia

TABLOIDBINTANG.COM - Timnas Indonesia senior akan mengawali penampilannya pada Grup B turnamen sepakbola Piala AFF 2018 di Stadion Nasional Singapura, Jumat 9 November melawan tim tuan rumah.

Timnas Indonesia belum pernah bisa memenangi kejuaraan antarnegara Asia Tenggara ini dan prestasi tertinggi baru runner-up atau peringkat kedua.

Perjuangan awal Timnas di Grup “Neraka” ini –karena juga bergabung dengan juara bertahan, Thailand- diprediksi tidak akan mudah.

Pada masa-masa sebelumnya, dalam berbagai kejuaraan termasuk Piala AFF, Singapura sering menyulitkan Indonesia karena didukung sejumlah pemain naturalisasi yang punya kualitas dan kelebihan fisik.

Kali ini, Singapura mengandalkan pemain lokal. Tapi, ketangguhan mereka diperkirakan akan tetap sama, apalagi didukung pelatih sekaliber Fandi Ahmad.

Nama pelatih ini sudah tak asing bagi pecinta sepak bola nasional. Fandi Ahmad dan kiper David Lee adalah dua pemain Singapura yang menjadi bagian sejarah dari Liga Sepak Bola Utama (Galatama), liga semiprofesional pertama yang dirintis di Indonesia pada periode 1980-an. Keduanya identik dengan klub Niac Mitra 1982-1983 dari Surabaya pada era kejayaan Galatama.

Fandi juga adalah salah satu dari segelintir pemain sepak bola dari Asia Tenggara yang bisa bemain di Eropa, yaitu di klub Groningen dalam Eredivisie Belanda 1983-1985.

Di akhir kariernya sebagai pemain nasional Singapura, Fandi Ahmad pernah berhadapan dengan Bima Sakti, pelatih Timnas Indonesia saat ini, di lapangan. Keduanya sama-sama sebagai pemain pada SEA Games 1997 di Jakarta.

Kedekatan dan pengetahuan Fandi Ahmad tentang kultur sepak bola Indonesia semakin dekat karena ia cukup lama menjadi pelatih klub Pelita Jaya, 2006-2010.

TEMPO.CO

YANG INI LEBIH HEBOH

loading...

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.