• Lorem ipsum
  • Dolor sit a met
the most complete music search engine

Pertanyaan Jokowi Ini Bikin Ernest Prakasa Terharu

Posted on October 11, 2017 by Ujang
83 out of 100 based on 731 user ratings

TABLOIDBINTANG.COM - Ernest Prakasa menceritakan pengalamannya bertemu Presiden Jokowi di sela perayaan Sumpah Pemuda, di Istana Bogor, Jawa Barat, akhir bulan lalu.

Saat itu, acara terpaksa dibatalkan karena terkendala hujan deras. Alhasil, Jokowi dan para tamu, termasuk Ernest Prakasa, hanya bisa bercengkrama di dalam Istana.

"Pak Jokowi sudah telanjur hadir, beliau datang ke pendopo gituuntuk sekadar menyapa para pengisi acara yang sudah berkumpul. Jadi kami baris, terus beliau datang satu-satu nyalamin," tutur Ernest Prakasa, saat dijumpai bilangan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (8/11).

Presiden Jokowi (Seno/tabloidbintang.com)

Presiden Jokowi (Seno/tabloidbintang.com)

Ernest Prakasaingin memanfaatkan kesempatan berharga itu untuk berswa foto dengan Jokowi. Namun Ernest Prakasa mengurungkan niatnya, karena sang presiden terlihat cukup lelah. Saat itulah Jokowi melontarkan pertanyaan yang mengejutkan Ernest Prakasa.

"Gue mikir, kalau udah capek diajak selfie, bawaannya kesal. Jadi guekayak enggak tega. Jadi guememutuskan untuk enggak ngajakfoto. Beliau cuma ngucapinselamat, Tuhan memberkati, tiba-tiba dia nanyain, film berikutnya kapan," bilangnya.

Pertanyaan sederhana Jokowi memiliki arti besar bagi Ernest Prakasa. "Terharu lah ya. Artinya Pak Jokowi ingat sama... Paling enggak dia tahu siapa saya. Gimanakalau pertanyaannya, kapan album berikutnya? Ernest Cokelat, dia salah orang," gurau Ernest Prakasa.

Menurut Ernest Prakasa, Jokowi sempat menonton filmnya yang berjudul Cek Toko Sebelah. Ernest Prakasa sangat berharap mantan Wali Kota Solo itu bisa menyaksikan film teranyarnya, Milly & Mamet, yang bakal tayang 20 Desember 2018 mendatang.

(ari/bin)

YANG INI LEBIH HEBOH

loading...

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.