• Lorem ipsum
  • Dolor sit a met
the most complete music search engine

Nyanyi Rindu Semalam, Titi Kamal Tak Masalah Dibandingkan Dengan Siti Badriah

Posted on November 14, 2017 by Awenx
90 out of 100 based on 590 user ratings

TABLOIDBINTANG.COM - Ikut terlibat dalam proyek film komedi Sesuai Aplikasi, Titi Kamal dapat dua jobsekaligus. Selain melakoni karakter Sofiyah, Titi Kamal juga mengisi soundtrackfilm tersebut yang bertajuk "Rindu Semalam".

Lagu yang dinyanyikan Titi Kamal ternyata memiliki kemiripan dengan lagu milik Siti Badriah yang viral beberapa bulan lalu, "Lagi Syantik". Kemiripan tersebut bisa jadi karena Titi Kamal diarahkan langsung oleh pencipta lagu "Lagi Syantik", Yogi RPH.

Titi Kamal menyanyikan lagu soundtrack film Sesuai Aplikasi. (Rahman/tabloidbintang.com)

Titi Kamal menyanyikan lagu soundtrack film Sesuai Aplikasi. (Rahman/tabloidbintang.com)

Menyanyi, Titi Kamalmengaku sempat mengalami kesulitan. "Kesulitannya, berkali-kali Mas Yogi bilang, 'Ayo dong dilembutkan sedikit, diliuk-liukkan biar ada cengkoknya.' Aku suka agak malu yang kayak gitu. Gitu aja sih," ungkap Titi Kamal saat ditemui di bilangan Karet Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (8/11).

Diarahkan pencipta lagu yang sama dengan Siti Badriah, tak pelak membuat Titi Kamal dibanding-bandingkan dengan pelantun "Terong Dicabein" itu. Disinggung tentang hal tersebut, istri Christian Sugiono itu mengaku tidak masalah.

"Aku sih enggak masalah. Sebenarnya kan kami berbeda. Sibad memang berprofesi sebagai penyanyi, aku kan akting. Jadi dari profesi ajakamiberbeda, dan dari kebutuhan juga beda. Aku kan (menyanyi) untuk kebutuhan film. Apresiasi masyarakat aku terima. Alhamdulillah, selama itu positif aku terima dengan baik," papar Titi Kamal.

(man/bin)

Penulis Abdul Rahman Syaukani

Editor Binsar Hutapea

YANG INI LEBIH HEBOH

loading...

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.