• Lorem ipsum
  • Dolor sit a met
the most complete music search engine

Demi Barbie Nouva, Maria Ozawa Tinggalkan Syuting Di Jepang

Posted on March 30, 2018 by Dudung
88 out of 100 based on 892 user ratings

TABLOIDBINTANG.COM - Maria Ozawa alias Miyabi diketahui ikut menghadiri pesta perayaan ulang tahun Barbie Nouva yang digelar di salah satu villa di Bali pada Selasa (7/11) malam. Namun sayangnya kedatangan Maria Ozawa ke Bali sempat mendapat insiden kurang mengenakkan.

 

Pasalnya, Miyabi sempat diperiksa oleh petugas Imigrasi setempat selama kurang lebih 3 jam lamanya, setelah perayaan pesta ulang tahun. Tidak ada aturan yang dilanggar, Maria Ozawa akhirnya dilepaskan dan diperbolehkan pulang ke negaranya.

Maria Ozawa dan Barbie Nouva (ist)

Maria Ozawa dan Barbie Nouva (ist)

Barbie Nouva mengatakan, Maria Ozawa sejatinya ada syuting di Jepang. Namun demi tulusnya sebuah persahabatan dengan dirinya, Miyabi rela bolos dan lebih memilih hadir ke acara perayaan ulang tahunnya. Pengorbanan Maria Ozawa itu dianggapnya sebagai kado terindah di momen ulang tahun kali ini.

"Kado dia, dia bela-belain datang ke sini karena seharusnya dia berada di Jepang untuk syuting. Dia ngorbanin jadwal dia untuk aku ulang tahun," ujar Barbie Nouva kepada Tabloidbintang.com, Rabu (7/11).

Seolah tak mau kalah dari apa yang telah dikorbankan Maria Ozawa, Barbie Nouva memberikan kejutan istimwa untuk Miyabi. Dia sengaja menjadikan perayaan ulang tahunnya bukan untuknya saja. Tetapi juga untuk Maria Ozawa yang kebetulan tanggal ultah mereka berdekatan. Dan Bali dijadikan tempat ulang tahunnya karena Miyabi sangat menyukainya.

"Pas dia sampai ke Indonesia aku kasih kejutan. Aku kasih dia surprise di acaraku di Bali. Dia memang sangat suka sama Bali," tutur Barbie Nouva.

(man/ray)

Penulis Abdul Rahman Syaukani

Editor Panditio Rayendra

YANG INI LEBIH HEBOH

loading...

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.