• Lorem ipsum
  • Dolor sit a met
the most complete music search engine

Curhat Maria Ozawa Paspor Dibawa Lari Lalu Diajak Selfie Petugas Imigrasi Bali

Posted on July 08, 2017 by Ujang
87 out of 100 based on 775 user ratings
Loading ...
Curhat Maria Ozawa Paspor Dibawa Lari Lalu Diajak Selfie Petugas Imigrasi Bali

TABLOIDBINTANG.COM - Maria Ozawa mendapatkan pengalaman buruk saat berkunjung ke Bali. Hal itu diceritakan mantan bintang film dewasa ini di Instagramnya, Rabu (7/11). 

Diceritakan Maria Ozawa, pengalaman buruk itu dialaminya saat menghadiri pesta ulang tahun sahabatnya Barbie Nova di Bali pada Selasa (6/11). Saat pesta ulang tahun selesai, dua orang yang mengaku petugas Imigrasi datang menghampirinya. "Mereka bilang perlu melihat paspor saya. Saya tak punya pilihan kecuali memperlihatkannya. Dan begitu saya memperlihatkan, kedua orang itu membawa lari paspor saya begitu saja tanpa berkata apa pun," tulis Maria Ozawa. 

Melihat hal itu, Maria Ozawa panik. Bersama sejumlah temannya, ia kemudian pergi menuju kantor Imigrasi. "Singkat cerita, petugas memberi tahu saya kalau seseorang yang berada di pesta ulang tahun menelepon ke kantor Imigrasi dan bilang saya akan melakukan suatu yang buruk ataupun bisnis ataupun cerita bohong atau rumor lainnya yang membuat saya bisa mendapatkan kesulitan," lanjut Maria Ozawa. 

View this post on Instagram

I’m sure most of you guys know by now about the horrible experience I had to go through yesterday around 11pm-3am at immigration of Bali, Indonesia. I was attending a birthday party of my good friend Barbie Nouva and as the party was ending , two guys suddenly came up to me and said they wr ppl from the immigration and needed to see my passport and as cheesy as it sounded I had no choice but to show it to them and the next second they just ran off w/o saying anything with my passport ...!!! WE ALL PANICKED called up some people..Canceled the party and went straight to the immigration office. ...... LONG STORY SHORT the officers told me that someone from the bday party called up the immigration office and told them I’m trying to do something bad or business or whatever and telling all the lies,rumors anything to get me into trouble . Like WTF !!!! And after talking about NONSENSE for 2hrs in the office , they printed out some papers for me to sign.. gave me back my passport, told me over and over how FAMOUS I am in Indonesia and as I was walking out from the office,they asked me to take a selfie with them... Like what!?Seriously ? So did the immigration people make up stories and snoop around ,gathered Information, track me down take my passport ( knowing I will come get it) JUST TO TAKE A SELFIE WITH ME!? This is so wrong in so many ways .. I’m glad I’m well known but this country needs to change, these people are erasing the “good” people out there. Stop harassing me every time I visit Indonesia .. Clearly I need more privacy . Wake up Indonesia I know you guys are better .

A post shared by Maria.Ozawa (@maria.ozawa) on

Setelah berada di kantor Imigrasi selama 2 jam, Maria Ozawa akhirnya diminta menandatangi surat yang dibuat petugas. Mereka juga mengembalikan paspor Maria Ozawa dan memberi tahu betapa terkenal sosoknya di Indonesia. "Dan ketika saya berjalan ke luar kantor Imigrasi, mereka meminta saya berfoto selfie. Yang benar saja. Jadi apakah petugas Imigrasi mengarang cerita dan melakukan penyelidikan, mengambil paspor saya (dan tahu pasti saya akan mengambilnya) HANYA UNTUK BERSELFI DENGAN SAYA!? Ini sangatlah salah," tulis Maria Ozawa lagi.  

Di bagian akhir tulisannya, Maria Ozawa lalu meminta agar privasinya tak dilecehkan saat berada di Indonesia. "Berhenti melecehkan saya setiap kali saya berkunjung ke Indonesia. Jelas saya sangat membutuhkan privasi. Sadarlah Indonesia, saya tahu kalian bisa berbuat lebih baik dari ini," pungkas Maria Ozawa. 

(bin/bin)

YANG INI LEBIH HEBOH

loading...

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.