• Lorem ipsum
  • Dolor sit a met
the most complete music search engine

Begini Detik-detik Petugas Imigrasi Menangkap Maria Ozawa Versi Sahabatnya

Posted on January 15, 2017 by Doenx
96 out of 100 based on 979 user ratings
Loading ...

TABLOIDBINTANG.COM - Maria Ozawaatau lebih dikenal dengan sebutan Miyabi diketahui berada di Bali sejak sekitar 3 hari lalu. Tujuannya untuk menghadiri pesta ulang tahun sahabatnya, Barbie Nouva, yang digelar tadi malam, Selasa (6/11) di salah satu villa di sana.

Sayangnya Maria Ozawa harus merasakan pengalaman kurang mengenakkan lantaran dia sempat berurusan dengan petugas Imigrasi Bali. Setelah perayaan ulang tahun mewah selesai digelar tadi malam, Maria Ozawa sempat diamankan dan dibawa ke kantor Imigrasi.

"Orang Imigrasi minta diperlihatkan dokumen, paspor Ozawa. Aku malu banget sebagai warga negara Indonesia, aku ngebanggain negara aku, fans dia kan juga banyak di Indonesia, ternyata orang Imigrasi nahan dia tanpa ada surat penangkapan, tanpa tanda tangan," ungkap Barbie Nouva kepada Tabloidbintang.com, Rabu (7/11).

(Youtube)

(Youtube)

"Paspor Ozawa sempat dibawa kabur (sama petugas imigrasi), kita kejar enggak bisa," imbuh Barbie Nouva.

Akhirnya Miyabi didampingi Barbie Nouva dibawa ke kantor Imigrasi pada malam itu juga. Sekitar 3 jam diperiksa di sana, Maria Ozawa dinyatakan tidak melakukan pelanggaran hukum apapun dan yang bersangkutan diperbolehkan pulang. Meski begitu, Barbie Nouva yang telah mendatangkan Miyabi mengaku sangat kecewa.

Maria Ozawa dan Barbie Nouva di Bali (Ist)

Maria Ozawa dan Barbie Nouva di Bali (Ist)

"Bahasa mereka diperiksa tapi stay di kantor imigrasi hampir 3 jam. Ujung-ujungnya orang imigrasi minta nomor telepon dia, minta foto bareng, kan enggak sopan," tutur Barbie Nouva.

Petugas Imigrasi sengaja melakukan pemeriksaan terhadap Maria Ozawalantaran menerima informasi dari masyarakat.

(man / wida)

Penulis Abdul Rahman Syaukani

Editor Wida Kriswanti

YANG INI LEBIH HEBOH

loading...

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.