• Lorem ipsum
  • Dolor sit a met
the most complete music search engine

8 Tahun Bersama Personel Gac Dibebaskan Untuk Bersolo Karir

Posted on March 14, 2017 by Ujang
88 out of 100 based on 992 user ratings

TABLOIDBINTANG.COM - Gamaliel, Audrey Cantika yang tergabung dalam grup vokal GAC punya resep khusus untuk menjaga kekompakan selama 8 tahun berkarya dalam industri musik Indonesia. Meskipun kerap muncul perbedaan pendapat satu sama lain dalam segi proses kreatif setiap membuat karya.

“Enggak pernah ngambek-ngambek, sejauh ini semua berjalan normal, karena kita bertiga wajar kalau masing-masing punya ide,” bilang Cantika saat berkunjung ke kantor Tabloidbintang.com bersama Audrey dan Gamaliel.

Sementara itu Audrey menyebut ketiga personel GAC berusaha menghilangkan perbedaan pendapat karena mereka melihat perjuangan yang sudah dilakukan selama delapan tahun ke belakang. Banyaknya grup band atau grup vokal yang gonta-ganti personel, Audrey tidak ingin GAC merasakan hal tersebut.

GAC (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

GAC (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

“Kita tahu prosesnya enggak gampang membuat GAC bisa ada sekarang, sudah punya 3 album. Lalu kalau sudah sukses masing-masing ego muncul bahkan membuat GAC bisa bubar, kayaknya sayang banget kalau sampai terjadi,” tegas Audrey.

Cantika menyebut GAC sudah bukan sekadar grup vokal saja. GAC sudah seperti keluarga dimana di dalamnya terdapat anggota keluarga yang memiliki pemikiran yang tidak selalu sama. “Kita punya idealisme masing-masing, setiap personel diperbolehkan bersolo karir di luar GAC selama dilakukan dengan tanggung jawab,” ujar Cantika yang sempat merilis single solo berjudul “Parampam”.

8 tahun bersama personel GAC tidak memiliki keinginan yang muluk-muluk. Gamaliel, Audrey, Cantika hanya ingin terus mengeluarkan karya-karya bermusik mewakili suara hati mereka. “Kalau penghargaan itu hanya bonus meskipun rasanya senang dan membuat kami tambah semangat berkarya,” kata Cantika yang bersama GAC mendapatkan penghargaan dalam ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2018.

(han/ray)

Penulis Yohanes Adi Pamungkas

Editor Panditio Rayendra

YANG INI LEBIH HEBOH

loading...

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.